Pelaksanaan UAS II: Santri Ponpes Thoha Menerapkan Model 3M
1000361823

Langko (ppthoha.com) – Santri dan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Thoha telah melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS) II, dengan pesan dari Pemimpin Pondok Pesantren Thoha, yakni TGH. SAZALI, Lc. MA.

“jika kalian ingin sukses dalam ujian ini terapkanlah membaca, menghafal, dan menulis (3M)”, ucapnya 10 sya’ban 1445.

Model 3M ini yang selalu diterapkan oleh santri dan santriwati Ponpes Thoha setiap melaksanakan semua ujian sekolah.Adapun ujian tersebut dibagi menjadi dua sistem yaitu:

1.Ujian Syafahi (Ujian Lisan)

Ujian lisan adalah tes yang dilakukan seorang guru (ustadz atau ustadzah) terhadap para santri dan santriwati didik dengan cara tanya jawab secara langsung.

Ujian Syafahi (Ujian Lisan) yang telah dilaksanakan pada hari sabtu, 29 rajab 1445 sampai selasa,10 sya’ban 1445. Adapun cara yang dilakukan adalah Dimana para ustadz dan ustadzah memberikan pertanyaan demi pertannyaan satu persatu untuk menguji mentalitas , menguji pemahaman, menguji kesabaran,menguji kekonsentrasian, serta menguji kesungguhan para santri dan santriwati karena pada saat ujian lsan dilaksanakan yang berada di dalam ruangan hanya ustadzah atau ustadzah yang menguji dan yang mengawas peserta yang diuji.

Adapun pembagian ruangan untuk ujian lisan perkelas masing – masing:

-kelas 1 kmi putri pada ruangan 1

-kelas 1 kmi putra pada ruangan 5-kelas 2 kmi putri pada ruangan 2

-kelas 3 kmi putri pada ruangan 3

-kelas 4 kmi putri pada ruangan 4-kelas 5 kmi putri pada ruangan 5

2. Ujian Tahriri ( Ujian Tulis)

Ujian Tulis adalah tes yang soal – soalnya harus dijawab oleh santri dan santriwati atau peserta didik dengan memberikan jawaban tertulis, penulisan tes tertumerupakan kegiatan yang paling penting dalam menyiapkan bahan ujian , setiap butir soal yang ditulis berdasarkan rumusan indicator yang sudah disusun dalam kisi – kisi, adapun perbedaan antara ujian tulis dipondok pesantren thoha adalah soal – soalnya yang ada berupa soal isian yang Dimana setiap soal harus diisi dengan jawaban yang telah disiapkan oleh santri dan santriwati atau peserta ujian tanpa menggunakan soal pilihan ganda.

Ujian Tahriri (Ujian tulis) yang telah dilaksanakan pada hari kamis, 12 sya’ban 1445 sampai rabu, 18 sya’ban 1445.Adapun tujuan dilaksanakan ujian akhir semester II ini untuk mengukur pencapaian hasil belajar secara akademik yang menjadi bahan pertimbangan dalam penentuan kelulusan setelah pemberian rapot, juga sebagai umpan baik untuk perbaikan pembelajaran dipondok pesantren, dan nilai yang didapatkan untuk menentukan kelulusan santri dan santriwati ke jenjang selanjutnya. (*)