Biografi Sepuluh Santri Ponpes Thoha Langko yang Telah Melaksakan Mustawa
ppthoha (4)

Langko (ppthoha.com) – Pondok Pesantren (Ponpes) Thoha yang ada di Desa Langkok Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat memiliki beberapa program unggulan. Salah satu programnya yaitu Mustawa.

Mustawa merupakan salah satu program ujian Tahfidz Al- Qur’an Pondok Pesantren Thoha yang diadakan ketika santri telah mencapai 5 (lima) juz atau lebih dan sebagai ujian akhir 30 (tiga puluh) juz atau tahapan untuk mencapai tingkatan hafalan berikutnya.

Mustawa mempunyai beberapa tingkatan-tingkatan diantaranya : mustawa awwal (5 juz pertama), mustawa tsani (5 juz kedua), mustawa tsalis (5 juz ketiga), mustawa robi’ (5 juz keempat), mustawa khomis (5 juz kelima), mustawa sadis (5 juz keenam/terakhir).

Beberapa santri yang telah melaksanakan Mustawa diantaranya, pertama santri atas nama Elvinda Zora atau yang akrab disapa Zora kelahiran Mataram, 7 April 2001 memiliki hobi membaca novel dan mempunyai cita-cita menjadi penulis ini telah melaksanakan Mustawa yang Ke-3 (tiga).

Kedua adalah santri atas nama Siti Khodijah yang biasa dipanggil Siti kelahiran Langko, 26 Januari 2007. Santri yang hobi membaca novel dan punya cita-cita menjadi seorang penulis ini telah melaksanakan Mustawa ke-1 (satu) pada sabtu-minggu, 11-12 Februari 2023 dengan lama waktu menempuh mustawa selama tiga tahun.

Kemudian santri ketiga yang telah melaksanakan Mustawa yakni Horiza Hadistya kelahiran Leong, 19 Agustus 2007. Santri yang akrab disapa Horiza dan memiliki hobi Bersholawat serta memiliki cita-cita menjadi Pendakwah ini telah menempuh waktu mustawa selama tiga tahun. Dia mustawa ke-1 pada 1 – 2 juli 2023.

Keempat, santri yang memiliki nama lengkap Zulnur Hazlina kelahiran Langko, 26 Januari 2006 yang hobi Memasak dan Membaca serta punya cita-cita menjadi Penulis. Biasa disapa Linda, dia telah melaksanakan Mustawa ke-1 pada sabtu-ahad, 12-13 Agustus 2023 dengan waktu lama menempuh mustawa selama 2,5 tahun.

Kelima, Kanayya Hilmi Fahma atau yang punya nama panggilan Kanayya kelahiran Sangiang. Memiliki hobi Menonton dan Membaca Bereita, Punya cita-cita jadi Guru. Telah melaksanakan Mustawa ke-1 pada selasa-rabu, 12-13 desember 2023 dengan lama menempuh waktu mustawa selama 2,5 tahun.

Keenam, santri bernama Nirmalawati Aini dan biasa disapa Mala, kelahiran Sembung, 5 Juli 2006. Santri dengan hobi Memasak dan Bersholawat, dan bercita-cita menjadi seorang Chef. Telah melaksanakan Mustawa ke-1 pada selasa-rabu, 21-22 September 2023 dengan lama waktu menempuh mustawa selama 4 tahun 2 bulan.

Ketujuh, Nanda Mirzani atau santri yang akrab disapa Nanda kelahiran Langko, 3 Agustus 2009. Memiliki hobi Menghafal Al-Qur’an, serta bercita-cita menjadi Hafizah dan Dokter. Telah melaksanakan Mustawa ke-1 pada Selasa-Rabu, 12-13 Desember 2023 dengan lama waktu menempuh mustawa 1,5 tahun.

Selanjutnya atau yang kedelapan yakni Majlin Nanda Fabiola. Santri ini biasa disapa dengan panggilan Majlin, lahir di Leong pada 13 Januari 2009. Majlin punya hobi Bernyanyi dan bersholawat, serta bercita-cita menjadi seorang Dokter. Dengan menempuh waktu Mustawa selama 2,5 tahun, dan telah melaksanakan mustawa ke-1 pada Selasa-Rabu, 12-13 Desember 2023.

Santri kesembilan yang telah melaksanakan mustawa yaitu Raida Rumaisha kelahiran Lingsar, 23 Juli 2009. Raida, begitulah panggilan akrabnya memiliki hobi Belajar dan punya cita-cita Ahlul Qur’an & Polwan. Dia telah melaksanakan Mustawa ke-1 pada Selasa-Rabu, 12 -13 Desember 2023 dengan lama waktu menempuh mustawa selama 2,5 tahun.

Terakhir (kesepuluh), santri atas nama Dina Islami kelahiran Jerua, 5 Maret 2010. Akrab disapa Dina dan memiliki hobi Menonton serta bercita-cita menjadi Guru. Telah melaksanakan mustawa ke-1 pada Selasa-Rabu, 12-13 Desember 2023 dengan waktu lama menempuh mustawa selama 2,5 tahun.

Demikianlah biografi santri yang telah melaksanakan mustawa di Ponpes Thoha Langko.(*)