Pencapaian Luar Biasa Santri Pondok Pesantren Thoha KMI Murni dalam Hafalan Al-Qur'an
Hijau dan Putih Modern Breaking News Instagram Post_20250130_181149_0000

Langko (ppthoha.com) – Dua santri dari Pondok Pesantren Thoha KMI Murni berhasil mencapai pencapaian luar biasa dalam menghafal Al-Qur’an.

Pada 30 Januari 2025, Ahmad Juandika Al Farizi, seorang santri kelas 2 asal Langko Daye, dan Fika Maulida, santriwati kelas 3 asal Langko Lauk, keduanya berhasil menyelesaikan mustawa awal atau sima’an 5 juz dengan cara BIL GHAIB (tanpa melihat).

Pencapaian ini diraih dalam waktu yang relatif singkat, menunjukkan kesungguhan dan komitmen mereka dalam menghafal kitab suci Al-Qur’an. Ahmad Juandika Al Farizi, yang baru berusia remaja, memulai perjalanan menghafalnya sejak bergabung di pondok pesantren tersebut.

Dengan dedikasi tinggi, Ahmad berhasil menyelesaikan 5 juz tanpa perlu membuka mushaf, sebuah pencapaian yang tidak mudah dan patut diapresiasi.

Sementara itu, Fika Maulida, yang berasal dari Langko Lauk, juga menunjukkan prestasi gemilang dalam bidang hafalan Al-Qur’an. Fika yang kini berada di kelas 3 KMI Murni telah menyelesaikan 5 juz dengan metode sima’an BIL GHAIB.

Meski menghadapi tantangan yang tidak ringan, Fika mampu menunjukkan ketekunan dan kemampuan hafalan yang luar biasa.

Penghargaan ini tidak hanya menunjukkan kemampuan pribadi kedua santri tersebut, tetapi juga mencerminkan kualitas pendidikan yang diberikan di Pondok Pesantren Thoha KMI Murni.

Dengan bimbingan para pengasuh yang penuh perhatian serta metode pembelajaran yang mendalam, para santri di pesantren ini diharapkan dapat terus meningkatkan kemampuan mereka dalam menghafal Al-Qur’an.

“Semoga Allah memberikan kemudahan, kelancaran, dan keistiqomahan bagi Ahmad, Fika, dan seluruh santriwan serta santriwati kami untuk selalu menjaga dan menambah hafalan Al-Qur’an mereka. Kami berharap pencapaian ini menjadi inspirasi bagi santri lainnya untuk terus berusaha dalam memperdalam ilmu agama, terutama dalam menghafal Al-Qur’an,” ujar salah satu pengasuh pondok pesantren Thoha.

Dengan pencapaian ini, Pondok Pesantren Thoha KMI Murni berharap dapat terus mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan hafalan Al-Qur’an yang kuat, serta menjadi teladan bagi masyarakat sekitar.

Semoga pencapaian Ahmad dan Fika menjadi motivasi dan dorongan bagi seluruh santri untuk tidak pernah berhenti belajar dan terus berusaha mencapai prestasi lebih tinggi, baik di bidang ilmu agama maupun kehidupan sehari-hari.(hun*)