
Pengumuman: Pelaksanaan Ujian Lisan (Tahriri) Santri Pondok Pesantren Thoha
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Dengan memohon rahmat dan ridho Allah SWT, kami informasikan bahwa Pondok Pesantren Thoha akan menyelenggarakan Ujian Lisan (Ujian Tahriri) bagi seluruh santri. Berikut rincian penting terkait pelaksanaan ujian:
1. Jadwal Pelaksanaan
- Tanggal:
- 20 September 2025 (Masehi) sampai 02 oktober 2025
- 27 Rabiul Awal 1447 Hijriah
- Waktu teknis dan sesi per kelas akan diinformasikan lebih lanjut oleh panitia.
2. Lokasi Ujian
- Ruangan: Terbagi menjadi 8 ruang ujian di kompleks pesantren.
- Peserta: Santri dari Kelas 1 KMI hingga Kelas 6 KMI.
- Pembagian ruang disesuaikan dengan tingkatan kelas untuk memastikan kelancaran dan konsentrasi santri.
3. Konsep Ujian Lisan (Tahriri)
Ujian Lisan atau Ujian Lisan (Tahriri) adalah metode evaluasi tradisional yang menjadi ciri khas pendidikan di pesantren. Konsepnya meliputi:
a. Tujuan Utama
- Mengukur pemahaman mendalam santri terhadap ilmu yang telah dipelajari, bukan sekadar hafalan.
- Melatih kemampuan verbal dalam menyampaikan argumen, analisis, dan penerapan ajaran Islam.
- Menilai kematangan spiritual dan integritas keilmuan santri.
b. Materi yang Diuji
- Kitab (Referensi Klasik): Pemahaman hadits, tafsir, fiqh, tauhid, dan akhlak.
- Bahasa Arab: Kemampuan berkomunikasi lisan, sharaf (tata bahasa), dan nahwu (sintaksis).
- Kontekstualisasi: Penerapan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
c. Proses Pelaksanaan
- Sesi Individual: Setiap santri diuji secara langsung oleh majelis penguji (ustadz/ustadzah senior).
- Metode Dialog: Penguji akan mengajukan pertanyaan terbuka yang memancing santri untuk:
- Menjelaskan konsep.
- Memberikan contoh praktis.
- Menanggapi kasus atau problematika keagamaan.
- Durasi: 15–30 menit per santri, disesuaikan dengan kompleksitas materi.
d. Kriteria Penilaian
- Ketepatan Jawaban: Kesesuaian dengan sumber rujukan (Al-Qur’an, Hadits, atau kitab ).
- Kedalaman Analisis: Kemampuan mengaitkan teori dengan realitas.
- Kelancaran & Sikap: Cara berkomunikasi, adab, dan kepercayaan diri.
e. Perbedaan dengan Ujian Tulis
- Ujian Tahriri bukan sekadar hafalan, melainkan ujian pemahaman holistik.
- Menekankan interaksi dinamis antara santri dan penguji, sehingga dapat langsung dikoreksi jika ada kesalahan konsep.
- Mengasah keterampilan berpikir kritis dan keberanian menyampaikan pendapat.
4. Persiapan Santri
- Mengulang Materi: Fokus pada pemahaman konsep, bukan menghafal teks.
- Diskusi Kelompok: Berlatih menjelaskan pelajaran kepada teman.
- Konsultasi Guru: Meminta arahan ustadz/ustadzah untuk materi yang kurang dipahami.
5. Informasi Tambahan
- Pakaian: Santri diwajibkan mengenakan seragam resmi pesantren
- Kelancaran Ujian: Diharapkan santri hadir 15 menit sebelum sesi dimulai.
- Kontak Panitia: Untuk informasi lebih lanjut, hubungi Sekretariat Pesantren di [nomor telepon/email].
Penutup
Ujian Lisan (Lisan) adalah bagian integral dari proses pendidikan di Pondok Pesantren Thoha untuk mencetak kader ulama yang cerdas, berakhlak, dan mampu berdakwah. Mari kita dukung para santri dengan doa agar diberikan kemudahan dan keberkahan.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Panitia Ujian Pondok Pesantren Thoha
Tanggal: [20 September 2025 ]




