Betah, tidak Betah
Biru Putih Ilustrasi Selamat Hari Remaja Internasional Kiriman Instagram

Judul diatas adalah kejadian yang dialami oleh setiap santri ketika awal menginjakkan kakinya di dunia pesantren, bukan pasti akan tetapi sebuah keajaiban ketika santri itu mengeluhkan makanannya yang tidak akan pernah sesuai dengan masakan ibunya, kasur tidak seempuk spring bed di rumah, yah namanya alasan pasti seluas – luas nya, mungkin akan membuat cerita – cerita yang orang tua dipaksa untuk ikhlas supaya anaknya bisa keluar dari pondok.

Ingat betah tidak betah adalah sebuah keadaan yang sangat berkaitan dengan keadaan lain, kita contohkan tidak betah di pondok karena ada keadaan dirumah selalu terbayang, mungkin main nya tidak sama bermain di pondok dan dengan teman yang berbeda pula.

Kasih sayang orangtua merupakan keadaan yang tidak bisa dipisahkan dengan anak yang mondok sehingga memberikan setruman yang sangat dahsyat sekali sehingga daya dan upaya anak berusaha mencari celah untuk berhenti mondok, oleh karenanya orang tua wali cukup lepaskan saja dan ikhlaskan apapunkeluhan yang disampaikan anak, semua itu adalah proses pendewasaan keadaannya.

Cukup do’a dan tirakat yang dikhususkan untuk anak kita yang sedang menuntut ilmu, jangan sampai keinginan besar kita gantungkan di atas leher anak – anak kita akan tetapi kita tidak berusaha ibadah dengan lebih baik, sholat yang lebih baik, bahkan sunnat – sunnat lain, supaya kita lebih awal menjadi orang tua baik dalam ibadah dan seluruh aktifitas sehingga anak kita pun ikut menjadi baik.

Ingatlah cerita khaidir ketika memperbaiki rumah anak yatim yang masih kecil? nabi musa bertanya kenapa tidak meminta bayaran atas jasa memperbaiki rumah tersebut, apa jawaban khaidir kamu tidak mengetahui bahwa orang tua anak tersebut merupakan orang yang sholeh dan kelak anaknya akan memberikan pengaruh yang sangat besar untuk umat ini.

Keberhasilan anak tergantung seberapa besar orang tua mentirakat anaknya, kita sholeh anak kita ikut sholeh.

Wallahu Aklamu Bissowab