
Sabtu (21/6) menjadi malam yang global bagi keluarga besar Pondok Pesantren Thoha. Pada momen tersebut, Pergelaran Seni Akbar Panggung Gembira THE FIRST sukses menjelma menjadi sebuah mahakarya seni akbar yang luar biasa dan meraih predikat mumtaz dari dewan juri. Bahkan, Pimpinan Pondok, TGH. KH. Sazali Nuruddin, Lc.MA , memberikan apresiasi tinggi terhadap acara tersebut. “Lebih dari ekspektasi,” ungkap beliau.
Melalui kerja sama seluruh pihak yang terlibat, Panggung Gembira menampilkan berbagai segmen acara yang memukau dan penuh kreativitas. Penataan dekorasi, sambutan yang hangat, konsumsi yang berkesan, dan rasa hormat kepada hadirin.
Setiap segmen membawa pesan moral, nilai keislaman, dan wawasan kebangsaan. Bahasa Arab dan Inggris hadir aktif sebagai bukti orientasi global dan karakter pondok. Lebih dari itu, PG ini mendidik dalam diam: melalui kedisiplinan waktu, tata kelola acara, solidaritas tim, dan kepatuhan terhadap sistem. Ini adalah pentas pendidikan—untuk akal, hati, dan tindakan.
Berbagai tarian daerah hingga kontemporer yang indah dan menarik dan Grand Closing yang memukau menjadikan malam puncak serta penutup rentetan kegiatan Khutbatu-l-‘Arsy malam yang impresif.




