
Kamis 28 Agustus beberapa asatidzah dan santriwati Pondok Pesantren Thoha dipilih untuk mengikuti pelatihan bekam yang dilaksanakan langsung di Aula putri Pondok Pesantren Thoha.
Adapun nama asatidzah yang mengikuti:
Ustadzah Nurul Hidayah
Ustadzah Elvianda Zora
Ustadah Septiana Ulfa
Raida Rumaisha (santri)
Pelatihan bekam yang diajarkan:
Bekam basah : 1. Badan
2. Wajah
Pelatih:
Ustadah isma
Ustadz Hendri
Manfaat Pelatihan Bekam:
Pelatihan bekam di pondok pesantren bermanfaat untuk masyarakat karena asatidzah dan santri yang terlatih dapat menjadi agen perubahan kesehatan Islami, menyebarkan praktik pengobatan sunnah, meningkatkan daya tahan tubuh masyarakat, serta membantu mengatasi masalah kesehatan seperti nyeri dan stres secara alami dan biaya terjangkau, sekaligus memiliki nilai spiritual dan keilmuan yang kuat.
Manfaat Langsung dan Tidak Langsung bagi Masyarakat:
- Penyedia Layanan Kesehatan Alternatif:
- Solusi Nyeri dan Keluhan Umum: Santri yang mahir bekam dapat membantu masyarakat, terutama mereka yang memiliki keluhan nyeri otot, sendi, migrain, atau sakit kepala, dengan terapi yang melancarkan aliran darah dan meredakan nyeri.
- Penurunan Stres dan Peningkatan Kesehatan Mental: Pelatihan ini juga dapat mencakup psikoedukasi dan teknik relaksasi berbasis ayat suci Al-Qur’an, yang membantu santri mengelola dan menurunkan tingkat stres, dan ini dapat ditularkan ke masyarakat luas.
- Peningkatkan Imunitas Tubuh: Terapi bekam dikenal dapat meningkatkan sirkulasi darah dan merangsang kinerja saraf, yang pada gilirannya meningkatkan imunitas dan membantu tubuh lebih rileks.
- Penguatan Nilai Spiritual dan Kemandirian:
- Pengobatan Islami: Pelatihan ini menanamkan nilai-nilai Sunnah Nabi Muhammad SAW dalam praktik bekam, memberikan nilai spiritual dan rasa keberkahan bagi yang melakukan dan menerima terapi.
- Meningkatkan Kemandirian Masyarakat: Dengan adanya santri yang memiliki keahlian mengobati, masyarakat menjadi tidak terlalu bergantung pada obat-obatan kimia atau layanan medis konvensional, terutama dalam konteks komunitas yang mungkin memiliki akses terbatas.
- Agen Perubahan dan Edukasi Kesehatan:
- Peningkatan Pengetahuan Masyarakat: Santri yang terlatih dapat menjadi agen penyebar informasi tentang bekam dan kesehatan secara umum, termasuk manfaatnya bagi daya tahan tubuh dan pencegahan penyakit.
- Dukungan untuk Promosi PHBS: Pelatihan ini dapat mendukung program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan pondok pesantren dan masyarakat sekitar, serta membantu surveilans penyakit.




